Sterilisasi
adalah suatu tindakan medis yang bertujuan agar seorang manusia tidak bisa memperoleh
keturunan. Adapun Infertilitas adalah berkurangnya kesanggupan untuk berkembang
biak, tanpa melalui proses operasi. Jadi perbedaan antara kedua istilah
tersebut bahwa sterilisasi adalah proses pemandulan secara sengaja, sedang
infertilisasi adalah proses pemandulan yang tidak sengaja.
Ada
beberapa cara yang sering dilakukan dalam proses sterilisasi, diantaranya
adalah :
1.
Cara Radiasi, yaitu merusak fungsi ovarium, sehingga tidak dapat lagi
menghasilkan hormon-hormon, yang mengakibatkan wanita menjadi menopause.
2.
Cara operatif, yaitu dengan cara operasi. Cara ini terdiri dari beberapa
tehnik, diantaranya adalah :
a.
Ovarektomi, yaitu
mengangkat atau memiringkan kedua ovarium yang efeknya sama dengan cara
radiasi.
b.
Tubektomi, yaitu
mengangkat seluruh tuba agar wanita tidak bisa lagi hamil, karena saluran tersebut
sudah bocor.
c.
Ligasi Tuba : yaitu
mengikat tuba, sehingga tidak dapat lagi dilewati ovum (sel-sel telur)
3.
Cara Penyumbatan Tuba, yaitu menggunakan zat-zat kimia untuk menyumbat tuba,
dengan teknik suntikan.
4.
Vasektomi adalah cara yang biasa dilakukan untuk sterilisasi pria, yaitu dengan
tehnik membedah dan membuka vas (bagian dalam buah pelir), kemudian diikat atau
dijepit, agar tidak dilewati lagi sperma.